Home » Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Dan Gelombang Tinggi Di Beberapa Wilayah
Cuaca Featured Global News Indonesia News Technology

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Dan Gelombang Tinggi Di Beberapa Wilayah


TEMPO.COJakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Selasa, 20 Juni 2023, dengan sebagian wilayah Indonesia dilanda hujan dan gelombang tinggi.

Hujan disertai petir pada hari Selasa diperkirakan terjadi di Tarakan, Bandar Lampung, Ternate dan Manokwari. Hujan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Gorontalo, Bandung dan Manado.

Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Serang, Jakarta Pusat, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Pinang, Jayapura, Pekanbaru dan Medan.

BMKG memantau adanya pusat tekanan rendah di Samudra Hindia selatan Jawa dan di Samudra Pasifik timur Filipina. Sistem tersebut membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Samudra Hindia barat daya Lampung hingga Selatan Jawa dan di perairan utara Maluku Utara hingga Samudra Pasifik timur Filipina.

Selain itu, juga mengakibatkan adanya daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Arafuru dan Samudra Hindia selatan Jawa. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Suhu udara berkisar 18-36 derajat Celcius dengan suhu terendah di Bandung dan tertinggi di Banda Aceh.

Prakiraan berbasis dampak hujan lebat dengan status siaga tidak terjadi di provinsi mana pun. Namun, status waspada ditujukan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Gelombang Tinggi

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 20-21 Juni 2023.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari selatan-barat dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 6-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Teluk Yos Sudarso, Laut Sulawesi, Laut Maluku dan Perairan Merauke.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Enggano hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur dan perairan selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur.

Sumber: Tekno Tempo

Translate