Home ยป Anies Ceritakan Strategi Saat Terpilih Jadi Pimpinan Ketua OSIS Se-Indonesia
Berita Indonesia Politics

Anies Ceritakan Strategi Saat Terpilih Jadi Pimpinan Ketua OSIS Se-Indonesia


Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menceritakan strateginya saat dipilih menjadi ketua kepengurusan para ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Indonesia pada 1985.

“Waktu itu kan, di Jakarta ya ada sekitar mungkin 800 peserta, saya lupa, sekitar 600-800 orang,” ujar Anies saat ditemui di Senayan Park, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023).

Anies saat itu duduk di bangku kelas XI SMA 2 Yogyakarta, dia diutus mengikuti pelatihan ketua OSIS SMA se-Indonesia di Jakarta.

Selama pelatihan para Ketua OSIS berlangsung, dibentuk sebuah pengurus yang ketuanya dipilih melalui mekanisme voting.

Anies mengatakan, jelang pemilihan dia tidak mengucapkan janji apapun terkait program kerja meskipun menjadi salah satu kandidat ketua dari para ketua OSIS.

“Saya sampaikan saja bahwa kita semua berada di sini, semuanya adalah para ketua-ketua, teman-teman pasti tau ketua yang baik itu seperti apa, karena kita semua di sini semuanya Ketua OSIS, jadi anda pilih aja ketua OSIS yang menurut Anda paling tepat,” tuturnya.

“Jadi saya malah tidak bercerita tentang saya mau berbuat apa, saya malah sampaikan, ‘Silakan Anda pilih orang yang menurut Anda paling pas'” sambung Anies.

Berbeda dengan kontestan lain, Anies menyebut para calon presiden Ketua OSIS se-Indonesia lainnya terus membicarakan janji dan program ke depan. “Kalau yang lainnya, ‘Saya akan begini saya akan begini’.

Kalau saya bilang, ‘Anda pilih saja yang menurut Anda paling pas, toh ketua-ketua ini tahu mana yang paling pas'” imbuhnya.

Hasil voting kemudian memilih Anies sebagai pimpinan dari para ketua OSIS se-Indonesia.

Menurut Anies, dia bisa terpilih sebagai pimpinan para ketua OSIS se-Indonesia karena ada rasa saling menghormati antara yang dipimpin dan yang memimpin.

“Ketika saling menghormati terjadi, maka kerja sama bisa terjalin dengan baik, ada leadership ada followership,” tandasnya.

Sumber : KOMPAS.com

Translate